Rabu, 26 April 2017

Hanya Tanya

Pagi buta sebelum mentari membuka matanya,, derap rasa bahagia dlam jiwa tlah kusiapkan untuk menyambut hari penuh keceriaan tanpa ada beban dlam keadaan apapun... namun apa yg direncanakan manusia tak selamanya terlaksana,, berlawanan dengan apa yg menghantarkanku, bunga telah kutebar, duri yg kuterima..
Bermula saat kepergianmu, hingga sepulangmu dri perantauan, firasat dan mimpi buruk sellu menghantui setiap detik waktuku,, dan pda akhirnya nyata terlaksana.
ketika kotak hitam kau berikan,, lalu kubuka dengan indera yg serba was-was , mencari dimna kau selipkan sebuah pesan. yap,, ketemu,, kubaca, dengan mata setengah terpejam, hati mulai kelam.. dan sederet pasukan tanya menyergap tempurug kepalaku,, sebab apa? karena apa? dari siapa? apa permasalahannya? apa kesalahanku selanjutnya?? aaaarg!! dosa? jawaban iya? trlena? aku benar" tak tau maksud dari semua itu
Ujarku saat dulu kau tanya mengapa dan bagaimna selanjutnya,, kosong,, krna aku tak ingin menyakiti terlalu banyak lagi.. tp kau bilang,, yakinlah dg apa yang kau semogakan,,walhasil akan menjadi doa doamu,,,,
Bermula dari itu,, semua kugantungkan pada keyakinan akan harapan" yang semakin membumbung,, berharap semua prasangka luntur dri pemikiranku,,, tapi keadaan punya caranya sediri membalik setiap komitmen...
Sellu disalahkan,,, diam,, dan berusaha untuk tak menyalahkan,, tapi nyatanya,,?? berapa kali lagi aku harus bertahan, bergantung pada semua skenario ini,, walau tak jarang pisau pisau halus menggores setiap jengkal perasaan ini,, sabarlah sayangku,,, sabarlah diriku,,,
Kini aku mulai bertanya,,, menurutmu seberapa bodohnya aku yang tak sanggup belajar dari masa lalu??,, seberapa besar dosaku hingga semua penghardikan serasa menghujam ulu hti?? taukah engkau wahai sahabat hidupku,,, tentang sebuah reward, tentang pengakuan, tentang penghargaan, tentang penyesalan,, tentang perubahan??? dan terakhir,,aku hanya bertanya,,sekali lagi hanya bertanya,, menurutmu siapa aku ini dimatamu?? masih berhrgakah?? atau selama ini aku hanya terlalu tebal muka bersanding dalam langkah-langkah hidupmu??
Maafkan aku,,,karena aku hanya bertanya,,,