Sebuah kesemuan
bukanlah sebuah khayalan
menurutku itu adalah sebuah kenyataan
tak dapat kupungkiri
bila sepenggal rasa ini
amat nyata kumiliki
walau pulau ini harus kulangkahi
tetap akan kujalani
agar dpat temukan indahnya sebuah mahligai
andai kau pahami
betapa sakitnya aku di sini
dengan semua yang telah terjadi
aku,,hanya diam dalam menanti
kini ada berjuta hal yang harus kuperbaiki
sebuah akar kuat yang kupegang
Bersabar,,,wahai jiwa yang gersang
dua bulan yang akan kembali nanti
aku akan menghadirkan diri
membawa cerita lama yang tetap berdentang
dalam hati yang kian lama kian meradang
Kamis, 28 April 2016
Rabu, 27 April 2016
Aku, Kamu, Diantara Hujan
Bukan hujan yang membawa kenangan
Namun, cerita tentang hujan
yang membawa kita menyusuri setiap ruang dalam kenangan
Hujan bukanlah kekalahan
Bukan pula sebuah kenangan
Namun hujan tetaplah hujan
Fenomena anugerah dari sang Tuhan
diantara aku dan kamu tentang hujan
esungguhnya ada setitik pun kesalahan
bukan salahku jika aku gelisah saat hujan
bukan salahmu pula jika kau mengharap akan hadirnya hujan
Hujan membawa perbedaan nyata
diantara aku dan kamu saat ia tiba
ada sebuah bayang semu di sana
di antara titik-titik hujan yang selalu berbeda
mungkin suatu saat nanti
aku dan kamu akan menanti
dimana diantara perbedaan ini
ada sebuah tujuan pasti
keindahan yang menanti
akan hadirnya pelangi
walau jelas melalui perbedaan yang pasti
Namun, cerita tentang hujan
yang membawa kita menyusuri setiap ruang dalam kenangan
Hujan bukanlah kekalahan
Bukan pula sebuah kenangan
Namun hujan tetaplah hujan
Fenomena anugerah dari sang Tuhan
diantara aku dan kamu tentang hujan
esungguhnya ada setitik pun kesalahan
bukan salahku jika aku gelisah saat hujan
bukan salahmu pula jika kau mengharap akan hadirnya hujan
Hujan membawa perbedaan nyata
diantara aku dan kamu saat ia tiba
ada sebuah bayang semu di sana
di antara titik-titik hujan yang selalu berbeda
mungkin suatu saat nanti
aku dan kamu akan menanti
dimana diantara perbedaan ini
ada sebuah tujuan pasti
keindahan yang menanti
akan hadirnya pelangi
walau jelas melalui perbedaan yang pasti
Jumat, 22 April 2016
Perampas Masa Lalu
Apa yang aku perbuat kemarin, lusa, bahkan semester lalu
Mungkin hanya sbuah perjalanan semu
Tiada setitik kepastian dalam langkahku
hanya terbias bagai cahaya yang palsu
hingga kini, aku mungkin telah jadi pecandu
menggantungkan khayalan layaknya benalu
sudahkah aku tak punya malu?
nampak mereka, akulah perampas masa lalu
renungkan kembali wahai sahabatku
jika hanya itu yang kau tahu
bangkai tersembunyi, pasti akan berbau
namun bunga tersembunyi, hanya akan menjadi layu
kini aku harusnya tahu
mereka anggapku bangkai yang telah berbau
tapi,,adakah mereka menyibak sebuah kelambu
dibaliknya, adalah aku
bunga yang esok akan segera layu
yang sudah tak mampu
menahan panasnya masa lalumu
Selasa, 19 April 2016
Kini
kini,,
tiba saatnya aku merenungi
setitik dari bagian hidup yang kujalani
tanpa sinaran mentari
yang kemarin setia menemani
kini,,
saatnya aku belajar kembali
Kesabaran yang harusnya kuasai diri
Ketabahan yang harusnya kuatkan diri
dan Keikhlasan yang harusnya kini kudpati
kini,,
aku telah mengeti
pengalaman hdup yang kau ajari
ketidak pastian yang menyakiti
pengorbanan yang harus kualami
kini,,
aku terlambat tuk perbaiki
kesalahan yang telah kutapaki
keegoisan yang telah kuberi
untuk mentari yang kemarin mengiringi
kegersangan yang kualami
tiba saatnya aku merenungi
setitik dari bagian hidup yang kujalani
tanpa sinaran mentari
yang kemarin setia menemani
kini,,
saatnya aku belajar kembali
Kesabaran yang harusnya kuasai diri
Ketabahan yang harusnya kuatkan diri
dan Keikhlasan yang harusnya kini kudpati
kini,,
aku telah mengeti
pengalaman hdup yang kau ajari
ketidak pastian yang menyakiti
pengorbanan yang harus kualami
kini,,
aku terlambat tuk perbaiki
kesalahan yang telah kutapaki
keegoisan yang telah kuberi
untuk mentari yang kemarin mengiringi
kegersangan yang kualami
Rabu, 13 April 2016
Inikah sebuah hasil?
langkah demi langkah
yang membawa kita
pada sebuah titik
dimana kita saling mengigkari
saling tak mempercayai
bahkan kau seolah menjatuhkanku
bukankah kita berjalan beriringan kemarin
bukankah kita saling membalas seulas senyuman
terhapus sudahkah kenyataan ini
atau hanya kau yang sengaja membuat skenario baru
atau memang inilah skenario yang dulu kita sepakati
aku mungkin telah jatuh terlalu dalam
aku mungkin terlalu bodoh untuk memahami
atau mungin kamu
kamu tak se-peka yang aku harap
sudahlah
jadi diri kita masing-masing
mungkin di alammu sana kau akan bahagia
yang membawa kita
pada sebuah titik
dimana kita saling mengigkari
saling tak mempercayai
bahkan kau seolah menjatuhkanku
bukankah kita berjalan beriringan kemarin
bukankah kita saling membalas seulas senyuman
terhapus sudahkah kenyataan ini
atau hanya kau yang sengaja membuat skenario baru
atau memang inilah skenario yang dulu kita sepakati
aku mungkin telah jatuh terlalu dalam
aku mungkin terlalu bodoh untuk memahami
atau mungin kamu
kamu tak se-peka yang aku harap
sudahlah
jadi diri kita masing-masing
mungkin di alammu sana kau akan bahagia
Sulit
goresan vianida
Dunia baru yang mulai kujejaki
Bawaku dalam keterasingan
Aku tak mengerti
Aku tak bisa pahami
Mungkin pula
Aku benar-benar tak pantas bersanding denganmu
Ikuti setiap alur sandiwara yang kau buat
Maafkan aku,, yang terlalu merasa sulit bahkan menyulitkan
Keteduhan sayup mata itu
Telah mengajariku tentang sebuah ketidakpastian
Terlalu sulit untukku
menyelam diantara gelapnya lautan
Kasih sayang tak cukup memberi setitik kepercayaan
Sekali lagi, maafkan aku
Oh, di ri ku yang telah kupaksa merasa sulit
juga dirimu yang mungkin tak sedikitpun merasa sulit
Dunia baru yang mulai kujejaki
Bawaku dalam keterasingan
Aku tak mengerti
Aku tak bisa pahami
Mungkin pula
Aku benar-benar tak pantas bersanding denganmu
Ikuti setiap alur sandiwara yang kau buat
Maafkan aku,, yang terlalu merasa sulit bahkan menyulitkan
Keteduhan sayup mata itu
Telah mengajariku tentang sebuah ketidakpastian
Terlalu sulit untukku
menyelam diantara gelapnya lautan
Kasih sayang tak cukup memberi setitik kepercayaan
Sekali lagi, maafkan aku
Oh, di ri ku yang telah kupaksa merasa sulit
juga dirimu yang mungkin tak sedikitpun merasa sulit
Khayalan Nyataku
gubahan: vianida
teruntuk: bayang semu
Hitam pekat kilau mata itu
pancarkan misteri tentangmu
ada berjuta pintu yang tertutup
jebak daku yang buta akan cerita
agar daku cari tahu misterimu
benturan pandang kala itu
sama kuat jelajahi kalbu
sama melangkah dalam ragu
sama karam dalam khayal
tapi,, mungkin hanya aku
yang begitu tak mengerti
alur permainanmu
semua ini semu bagiku
apakah ucapanmu menjadi,,
setitik cahaya terang
dalam sesatku dalam kegelapanmu
atau mungkin memang benar
engkau hanya khayalan nyataku,,,
Introducing my blog
kuncup yang baru keluar dari kelopaknya,,, salam dari seorang yang baru mulai dalam dunia tulis-menulis,,, dalam blog pribadi ini mungkin akan ada curahan rasa dari insan yang sedang dalam prosesnya.... selamat menikmati, semoga dapat mengispirasi dn bermanfaat :)
Langganan:
Komentar (Atom)




